Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Dua Ikan Kecil Terdampar

Matahari belum benar-benar terbenam. Nampak jingganya masih berpadu biru cerah. Kain gordyn menari-nari dikibas angin genit di dekat daun jendela.   “Mau ikut aku ga?” ajaknya.   “Kemana?” balasku.   “Ke laut yuk, renang malam-malam, kapan lagi kita mandi di tempat dimana Aphrodit juga pernah mandi.”   “Sama saja asin ini rasanya, ga beda jauh dengan laut di rumahku. Nanti kamu coba berenang di tempatku saja. Ada cerita tersendiri juga disana..”   “Ayo sih! Aku maunya disini sekarang.” ajaknya seperti rengek anak kecil.   “Aku sudah cukup kenyang berenang di laut. Sudah kubilang kan kalau rumahku tidak sampai tiga kilo ke bibir pantai?”   Dia mendekatkan wajahnya ke arahku yang sedang duduk dekat jendela. Aku bisa mencium dengan jelas aroma tubuhnya yang dibaluri lotion delima. “Kapan lagi kamu bisa berenang sama aku !?”   Malam di musim panas tidak terlalu gelap disini. Matahari baru terbenam  sekitar pukul delapan  lebih . Masih bisa u...

Hari yang Aneh

Aku tidak pernah tahu apa yang terjadi pada diriku hari ini , apalagi besok-besok.  Yang kutahu, hari ini adalah pernikahan se orang  teman dekatku. Hari ini juga, ketika baru bangun tidur, aku mendengar kabar salah satu temanku yang lain kehilangan  salah satu  orang tuanya. Temanku tidak banyak. Jadi, begitu mendengar kabar-kabar seperti itu, aku bisa senang sekali atau sedih sekali. Bukan aku tidak bisa bersosialisasi, hanya saja memang aku menjaga pertemanan yang minim itu biar tetap berkualitas. Soal teman kerja, aku punya banyak. Tapi ya sebatas teman kerja, tentu porsi  treatment nya beda. Disana aku hanya berteman sebatas kadar kemampuan dan kontribusiku saja. Walau tidak menutup kemungkinan ada yang sampai seperti keluarga juga, hanya satu dua paling, bisa dihitung dengan jari.  Sebenarnya hari ini aneh sekali.   Malam yang hangat. Setelah seharian keliling ke beberapa tempat. Hari yang melelahkan namun tetap indah  namun sedikit aneh. Du...

Bersepeda

Aku meneguk air di gelas yang diletakan di meja, yang memang sudah kusiapkan dari semalam di dekat kasur. Aku masih dalam posisi bangun tidur. Sedangkan dia sudah segar dan siap menaklukan dunia seisinya. “Nyari sewaan sepeda yuk.” ajaknya. “Ah? Apa?” “Nyari sewaan sepeda. Aku pengen gowes nih keliling tepian laut. Kamu mau nemenin ga?” “Boleh, tapi belum mandi nih.” “Udah ayo ah, kaya sama siapa aja.” Pagi itu matahari baru nampak betul. Namun cahayanya sudah terangi jagat. Kita berhasil menemukan sewaan sepeda yang sudah buka. Niatnya hanya sewa satu saja, kita berboncengan tapi rencana itu urung dilakukan. Jadi dia menyewa satu untuknya, aku menyewa satu untuk diriku sendiri. Lokasinya tidak jauh dari tempat kita menginap. Ketika sepeda sudah dikayuh hampir seratus meter dari tempat awalnya, sepeda yang dia kendarai hilang kendali. Hal itu terjadi sesaat setelah dia menyalipku dengan kecepatan tinggi. Alhasil, hampir membuatnya terjatuh. Untung saja dia lumayan cekatan. Jalanan trot...

Makan Siang

Antrian pintu masuk museum baru saja dibuka. Pengunjung memenuhi lajur yang sudah disediakan. Kelompok tur terlihat satu gerombolan berisikan kurang lebih sepuluh orang. Dia dan aku pergi ke loket. Kita membeli tiket  masing-masing untuk diri sendiri. “Kamu menyukai tempat ini?” tanyaku, was-was dia bukan orang yang tepat yang kuajak kesini. “Tentu, aku suka sekali bangunan bersejarah ini. Aku bahkan tidak tahu kalau disini ada peninggalan lain yang seperti ini. Aku malah wajib berterima kasih padamu.” “Ah  anytime.  Lagian kenapa juga kamu tadi nanya aku mau kemana. Ya asal kuajak aja kesini.” “Memang aslinya kamu mau kemana?” “Aku mau nyari rumah makan, aku belum sarapan dan sedang kelaparan.”  “Wah maaf aku jadi merubah tujuanmu dong.” “Eh iya gapapa. Sudah tidak terasa lapar lagi ko semenjak ada teman ngobrolnya.” Setelah petugas mengizinkan kita masuk, kita memutari koridor yang tertimpa bayangan pilar penyangga tribun bagian paling atas. “Bisa kamu bayangkan ba...