Kamu tak akan tertarik denganku bagaimanapun keadaanya. Itu tak mengapa. Dan aku akan tetap baik-baik saja, padahal ya tidak juga. Yang jelas akan terlihat baik-baik saja seperti tak terjadi apa-apa. Bukankah terlihat lemah dimata wanita itu sungguh hal memalukan, walaupun mencoba menghadapi kenyataan yang pahit juga aku tidak begitu kuat-kuat amat. Aku akan tetap baik-baik saja sama seperti dirimu yang juga tidak apa-apa itu. Kamu punya tujuan. Begitu pun aku. Meskipun keadaan ini makin hari makin menyebalkan, aku coba bertahan dan menganggap tidak ada hal besar yang menimpaku. Kuakui aku pernah bersembunyi dari situasi ini, tapi aku tidak lari. Tapi kamu yang pergi, bagaimanapun juga aku tidak berhak menahan kepergian seseorang, persis saat seperti kehadirannya. Petuah bijak pun pernah dengan lantang dan nyaring bersenandung, yang datang biarkan datang, yang tinggal biarkan tinggal, yang pergi biarkan pergi. Sebagaimana mestinya. Siang itu awan mendung di akhir Oktober menggantung di...
Sedikit Jelas, Banyak Ngaconya