Sesal selalu ada di belakang setiap peristiwa, terutama yang mengecewakan. Hal itu menunjukan segala sesuatu tidak akan mungkin berjalan dengan mulus. Apapun itu. Hampir segalanya. Direncanakan atau tidak. Untuk sesuatu yang indah, seseorang selalu berharap agar bisa mengulangnya, hingga berkali-kali membiarkan dirinya terjebak di momen itu tanpa ingin beranjak. Namun, hal perih, hal perih lah yang membuat seseorang bisa belajar, paling tidak ada sesuatu yang harus diperbaiki supaya tidak melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Hal perih membuat seseorang berpikir menggunakan logika sekaligus perasaannya disaat bersamaan. Sudah beberapa bulan aku pindah ke pulau Dewata. Aku berharap hidupku lebih baik di tempat ini. Setelah kenyataan pahit yang terjadi beberapa waktu lalu, aku memberanikan diri untuk meninggalkan apa saja yang ada di Jawa. Awalnya aku berencana hanya tiga bulan saja, namun rencana manusia bisa berubah kapan saja. Itu lah yang terjadi padaku. Bali benar-benar...
Sedikit Jelas, Banyak Ngaconya